Fakultas Psikologi Bekali Siswa SMK Darut Taqwa Purwosari dengan Social Emotional Learning

Purwosari – Fakultas Psikologi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan karakter dan kesehatan mental remaja melalui kegiatan kokurikuler di SMK Darut Taqwa Purwosari. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 08 April 2026 tersebut bertempat di Masjid Aminah dan diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias.

Dalam kegiatan ini, dosen Fakultas Psikologi, Lailatuzzahro A. Aulia, S.Psi., M.Psi. hadir sebagai narasumber utama dengan membawakan materi bertema Social Emotional Learning (SEL). Materi ini bertujuan untuk membantu siswa memahami pentingnya pengelolaan emosi, kemampuan berinteraksi sosial, serta pengembangan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.

Pada pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Social Emotional Learning merupakan proses pembelajaran yang membantu individu mengenali emosi diri, membangun empati, menjalin hubungan yang sehat, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Menurutnya, kemampuan sosial dan emosional menjadi salah satu bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan akademik maupun kehidupan sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Kemampuan memahami emosi diri dan orang lain sangat penting agar siswa mampu membangun komunikasi yang baik, memiliki rasa percaya diri, serta mampu menyelesaikan masalah dengan bijak,” ungkap beliau di hadapan peserta.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan siswa. Para peserta tampak aktif menyampaikan pengalaman maupun pertanyaan terkait pengelolaan emosi dan hubungan sosial di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan kokurikuler ini, diharapkan para siswa SMK Darut Taqwa Purwosari dapat meningkatkan keterampilan sosial emosional yang bermanfaat bagi perkembangan pribadi, akademik, dan kehidupan mereka di masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi positif antara dunia pendidikan sekolah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembentukan generasi yang cerdas secara intelektual maupun emosional.

Pages