Pasuruan, 20 Maret 2025 – Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan kembali memperkuat jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan Guest Lecture yang menghadirkan akademisi dari Chirchik State Pedagogical University (CSPU), Uzbekistan. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini mengangkat tema "Digital Burnout Among Students and Teachers", sebuah isu yang semakin relevan di era transformasi digital dalam dunia pendidikan.
Guest lecture menghadirkan Prof. Kodirova Feruzakhon Usmanovna, Head of Department of Social Pedagogy CSPU Uzbekistan, sebagai narasumber utama. Sementara itu, Nanik Kholifah, S.Psi., M.Si., dosen Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, bertindak sebagai moderator sekaligus pendamping akademik dalam kegiatan tersebut.
Acara diikuti oleh puluhan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Yudharta yang antusias mengikuti setiap sesi pemaparan materi hingga diskusi interaktif bersama narasumber internasional.
Dalam pemaparannya, Prof. Kodirova menjelaskan bahwa digital burnout merupakan kondisi kelelahan mental, emosional, dan fisik akibat penggunaan teknologi digital secara berlebihan dalam aktivitas belajar maupun mengajar. Fenomena ini semakin meningkat sejak berkembangnya pembelajaran berbasis teknologi dan komunikasi digital.
Beliau memaparkan beberapa penyebab utama digital burnout, di antaranya information overload atau banjir informasi akibat akses internet tanpa henti, serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung karena dominasi pembelajaran daring. Kondisi tersebut dapat memicu rasa lelah, kesepian, hingga menurunnya kualitas pembelajaran.
Selain penyebabnya, peserta juga diajak memahami berbagai tanda digital burnout, seperti kelelahan emosional, hilangnya motivasi belajar, gangguan fisik seperti sakit kepala dan gangguan tidur akibat terlalu lama menatap layar, serta penurunan produktivitas dan konsentrasi.
Sebagai langkah pencegahan, Prof. Kodirova menekankan pentingnya membangun kebiasaan digital yang sehat. Beberapa strategi yang disampaikan meliputi pengelolaan waktu penggunaan perangkat digital, memberikan jeda istirahat secara berkala dari layar, memperbanyak interaksi tatap muka, serta menyeimbangkan aktivitas pembelajaran daring dan luring agar kesehatan mental tetap terjaga.
Sesi diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa mengenai tantangan menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan akademik yang semakin bergantung pada teknologi digital. Diskusi tersebut menunjukkan tingginya perhatian mahasiswa terhadap isu kesejahteraan psikologis di lingkungan pendidikan.
Nanik Kholifah, S.Psi., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan guest lecture internasional ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Psikologi Universitas Yudharta dalam memperluas wawasan mahasiswa melalui kolaborasi akademik lintas negara.
"Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis mengenai digital burnout, tetapi juga mendapatkan perspektif global dari akademisi internasional mengenai bagaimana menjaga kesehatan mental di era digital. Hal ini menjadi bekal penting bagi calon psikolog maupun tenaga profesional di masa depan," ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama secara virtual sebagai simbol terjalinnya kerja sama akademik antara Universitas Yudharta Pasuruan dan Chirchik State Pedagogical University Uzbekistan. Melalui kegiatan seperti ini, Fakultas Psikologi Universitas Yudharta berharap dapat terus menghadirkan pengalaman belajar bertaraf internasional serta memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan psikologis di era digital.
